Pada Bulan September 2016, HRC-Caritra bekerjasama dengan perangkat Dusun Salakan untuk membuat Perencanaan Dusun Salakan secara spasial. Kerja sama ini diawali oleh Kepala Dusun Salakan, Bapak Jumali, yang datang ke kantor HRC-Caritra dengan membawa misi. Dusun Salakan berada di Desa Potorono, Kecamatan Banguntapan, Kabupaten Bantul. Dusun ini memiliki potensi unggul dalam hal pertanian.

Dusun Salakan, dikenal sebagai dusun yang bersih dan sehat. Hal tersebut dibuktikan dengan prestasi Dusun Salakan dalam ranah kompetisi kebersihan lingkungan yang menempati peringkat I Lomba Kebersihan se-Kabupaten Bantul. Keberhasilan dalam penataan serta kebersihan lingkungan Dusun ini ditunjang oleh pengelolaan sampah yang baik. Pengelolaan sampah diwujudkan dengan dibangunnya Bank Sampah sebagai sarana penampungan dan pemilahan sampah warga agar menjadi lebih bermanfaat dan memiliki nilai ekonomi yang dapat menambah pendapatan masyarakat.

Bank Sampah di Dusun Salakan ini dikembangkan sebagai sarana penyediaan kompos untuk pertanian warga. Nantinya, program Bank Sampah Dusun Salakan ini akan dikembangkan untuk menunjang perekonomian warga dengan mencanangkan program barter sampah dengan kebutuhan pangan warga. Selain pengelolaan limbah sampah yang baik, Dusun Salakan juga telah menerapkan pengelolaan limbah rumah warga dengan instalasi IPAL. Dana pengaplikasian instalasi IPAL bersumber dari bantuan pemerintah daerah.

Penyusunan dokumen perencanaan yang diawali dengan profil Dusun Salakan ini meliputi penyusunan peta dusun, penyusunan dokumen desa dan perencanaan makro, data monografi, data sosial ekonomi, data pelayanan publik, infrastruktur dan kelembagaan. Profil perencanaan Dusun Salakan tersebut disusun oleh HRC-Caritra bersama dengan Kepala Dusun, Ketua RT, dan segenap warga Dusun Salakan, sehingga konsep pengelolaan sampah yang disinergikan dengan program-program lain seperti Wanadesa di tahun 2017 dilanjutkan dengan program Tlaga Desa dapat saling mendukung, sekaligus mendukung keberadaan Taman Dolanan Bocah yang mulai ramai dikunjungi warga sekitar Desa Potorono.