Indonesia adalah negara dengan beragam adat dan budaya. Dengan bentuk negara Indonesia yang berupa kepulauan, maka membuat Indonesia memiliki banyak suku bangsa dengan jumlah 1.331 kategori suku menurut BPS tahun 2015, yang tersebar dari Sabang sampai Merauke dengan berbagai keunikannya masing-masing.

Pada masa pandemi Covid-19 seperti ini, pasti sudah banyak yang mendambakan traveling dan menikmati udara serta suasana di luar rumah. Menikmati keragaman adat istiadat yang merupakan ciri khas dari Indonesia menjadi media untuk menghilangkan kejenuhan selama masa pandemi ini, dan berwisata di desa-desa adat yang ada di Indonesia merupakan pilihan yang paling tepat.

Berikut ini merupakan 5 rekomendasi Desa Adat di Indonesia yang cocok untuk jadi tujuan travelling!

  1. Desa Wae Rebo, Nusa Tenggara Timur

Sumber : https://www.dakatour.com

Nusa Tenggara Timur banyak memiliki keindahan alam yang tidak bisa ditemukan di daerah lain. Orang-orang jika menyebut kata NTT akan langsung mengingatkan pada wisata alamnya, padahal di NTT juga ada Desa Adat yang bisa digunakan sebagai tujuan destinasi wisata, yaitu Desa Wae Rebo. Dengan mengetahui sejarah adat istiadat yang kental dari desa tersebut, serta keunikan dari bidang arsitekturnya, pengunjung juga akan di hipnotis dengan keindahan alam sekitarnya.

 

  1. Desa Trunyan, Bali

Sumber: https://tempatwisatadibali.info

Jika mendengar kata Bali, pasti akan langsung mengingat tentang wisata pantainya. Bali adalah daerah yang masih sangat kental dengan adat istiadatnya, banyak Desa Adat di Bali yang bisa menjadi referensi sebagai tempat tujuan travelling, salah satunya adalah Desa Trunyan. Bagi yang ingin berwisata anti mainstream dengan suasana mistis, Desa Trunyan adalah rekomendasi untuk menambah pengalaman berwisata anda.

 

  1. Desa Dayak Pampang, Kalimantan Timur

Sumber: https://travelingyuk.com

Kalimantan Timur merupakan daerah yang masih sangat menjaga adatnya. Banyak Desa Adat yang ada di Kalimantan Timur, salah satunya adalah Desa Dayak Pampang. Desa Dayak Pampang terletak di pinggir Kota Samarinda, tepatnya 23 kilometer dari pusat Kota Samarinda. Banyak atraksi adat dan budaya yang kita dapatkan jika berkunjung ke desa ini, salah satunya adalah pentas seni berupa atraksi Seni Tari Tradisional Khas Suku Dayak Kenyah. Pentas seni dapat anda nikmati jika berkunjung pada hari Minggu siang.

 

  1. Desa Adat Baduy, Banten

Sumber: https://www.pegipegi.com

Tidak perlu keluar Pulau Jawa untuk menikmati wisata desa dengan kekentalan adat dan budayanya. Desa Baduy bisa menjadi rekomendasi selanjutnya, anda hanya harus berkunjung ke Banten untuk menikmati travelling dengan beragam budaya yang disuguhkan di desa tersebut. Di Desa Baduy, kalian dapat melihat rumah-rumah Suku Baduy yang masih kental dengan budayanya, dan letak desa ini yang masih sangat alami, jadi kalian juga bisa menikmati wisata alam yang disuguhkan di Desa Baduy.

 

  1. Desa Torosiaje, Gorontalo

Sumber: https://wisato.id

Berbicara tentang travelling dan berwisata, pasti tidak jauh dengan wisata laut. Desa Torosiaje akan menyuguhkan wisata dengan keindahan laut di sekitarnya. Untuk bisa memasuki desa terapung Torosiaje, para wisatawan akan dikenakan biaya masuk sekitar 3 ribu rupiah per orang. Untuk menyebrang menggunakan perahu, wisatawan akan ditarik biaya tambahan sekitar 2 ribu rupiah per orang untuk sekali jalan. Sehingga total biaya yang diperlukan untuk memasuki Desa Torosiaje adalah kurang lebih 5 ribu rupiah per orang dan anda sudah diberi suguhan keindahan desa dan pengalaman untuk mengenal adat dan budaya di Desa Torosiaje.