Pemerintah melalui Dana Desa mendorong pembangunan dan pemerataan ekonomi nasional dapat tercapai, termasuk di desa – desa yang jarang terjangkau dengan program nasional. Atas dasar itu, pemerintah menggelontorkan Dana Desa agar pembangunan desa bisa diwujudkan. Dalam target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020 – 2024, Pemerintah harus mengentaskan ribuan desa tertinggal dan desa mandiri minimal sebanyak 8.559 desa mandiri hingga tahun 2024. Sementara pada tahun 2019, setidaknya sekitar 2.665 desa telah ditetapkan sebagai desa mandiri.

Diperlukan perencanaan kawasan perdesaan dengan masterplan desa sebagai penentu arah pengembangan desa secara berkelanjutan. Dokumen masterplan desa berguna untuk merencanakan dan mengendalikan agar lahan – lahan yang ada di desa dapat dimanfaatkan secara efektif dan efisien. Masterplan desa juga menjadi benteng pertahanan ketika terjadi permasalahan terkait lahan seperti alih fungsi lahan pertanian menjadi kawasan terbangun atau hal – hal yang perlu dipertahankan untuk menghindari terjadinya pergeseran tatanan dan struktur desa, mengingat desa memiliki peran vital dalam menjaga ketersediaan bahan pangan lokal, sumber air bersih serta suplai udara yang bersih.

Masterplan Desa menekankan pada prinsip berkelanjutan berbasis kemasyarakatan , untuk memberi manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat desa. Keberlanjutan ekologi desa dan mengurangi dampak negatif dari adanya pembangunan desa menjadi bagian penting dari konsep substansi masterplan desa. Masterplan desa juga menjadi alat untuk menyusun strategi dan rekomendasi program sebagai langkah yang tepat untuk penyaluran anggaran desa.

Masterplan Desa merupakan program perencanaan yang dikhususkan bagi kawasan berkarakter perdesaan. Produk masterplan desa adalah profil desa, dokumen tata desa, roadmap, branding, regulasi dan sistem informasi desa melalui e-desa. Melalui pelibatan warga dan komunitas dengan tujuan untuk memperbaiki kualitas lingkungan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa menuju desa mandiri.

 

Selain itu pemerintah desa memiliki peran meningkatkan kesadaran dan mengajak masyarakat untuk berpartisipasi baik secara aktif maupun pasif dalam merencanakan masa depan desa dan melakukan investasi untuk kemajuan desa. Tujuan perencanaan desa dengan masterplan desa adalah menyusun perencanaan dan prioritas program serta pengetahuan mengenai langkah dalam mendesain kawasan, pengelolaan potensi sumber daya desa yang diwujudkan dalam pembangunan desa, serta optimalisasi pemanfaatan lahan untuk kepentingan bersama, demi tercapainya ketahanan pangan, dalam pemenuhan kebutuhan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat desa. Dengan perencanaan desa yang baik melalui masterplan desa, kemandirian dan keberlanjutan pembangunan desa akan senantiasa selaras (AD)